Jumat, 24 Juni 2011

MENGEJAKU KEMBALI


Ray Mengku Sutentra
 
Aku telah melibatkan doa pada sesuatu begitu sangat dalam
yang kuyakini dapat membawanya lebih baik
yang kelak dibaca anakku sebagai tuntunan
Karena sungguh kehidupan yang belum lengkap mengeja tanda-tanda baca ini, banyak batu-batu, dingin, hujan tak terduga membawa air mata.
Demi-Mu untuk darah dalam kehidupanku.
Aku tak sekedar bermain-main.
Kepekaan butuh penderitaan
Kata-kata butuh topang
Ingin serta bersamamu ikut merias diri dan masuk ke tempat-tempat karaokean.
Duduk dengan nafas wangi lalu mencipta puisi.
Tetapi itu sulit dimengerti.
Doa hampir mati di sini.



Yogyakarta, 2011

0 komentar:

Posting Komentar

 

Geliat Jiwa Copyright © 2010 | Designed by: Compartidisimo