Ray Mengku Sutentra
Sudahlah.
Jangan sampaikan di telingaku pukul berapa sekarang ayam jantan
Apa kau tidak mengerti
Bahwa matahari itu tidak akan datang lagi
Dia pergi tanpa coretan.
Tidak ada pagi apa lagi senja yang warna-warni
Sudahlah ayam jantan
Luka Lelaki berkali-kali
Dulu lambungnya dan kini keberanian tercakar tercabik-cabik.
Hey mau kemana ayam jantan
Apa setelah kau dengar ini itu kau juga akan pergi.
Luka lelaki berkali-kali
Matahari tidak akan datang lagi
Dan,
Perempuan yang sujud telah mengubur lelaki jauh kedasar inti bumi.
Ah,
Jangan sampaikan di telingaku pukul berapa sekarang ayam jantan.
Matahari sudah tak mampu menembus kedalaman bumi.
Yogyakarta, 4 Juli 2010



0 komentar:
Posting Komentar